Saturday, April 13, 2013

Happy 2nd Birthday BBI

Happy Birthday BBI ~ Bebiiii 

Tak terasa Bebi sudah berumur 2 tahun. Ini tahun kedua teman-teman BBI menyelenggarakan event giveaway. Sayang sekali untuk kedua kalinya pula aku masih belum bisa jadi HOST giveaway karena satu dan lain hal. Well, mostly karena kurangnya persiapan. Semoga untuk tahun depan tidak ada halangan sehingga semuanya bisa berjalan dengan lancar :)

Bagiku pribadi Bebi adalah sebuah sarana/komunitas yang sangat baik untuk menyalurkan bakat menulismu. Eitsss. Jangan salah, walau menulis review buku dan menulis buku adalah dua hal yang berbeda, akan tetapi judulnya tetaplah menulis. Ketika kita menulis, otak kita diajak berpikir dan secara otomatis kita sedang melakukan sebuah karya. Jadi banggalah dengan setiap tulisan review bukumu. Jangan pernah ragu dalam menulis, jangan takut untuk menulis, dan jangan segan-segan mengutarakan & menuangkannya dalam tulisanmu. 

Bebi juga adalah tempat dimana kita bisa mengenal para pecinta buku lainnya yang tersebar diseluruh daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Bali,dll. Asyik kan kalau bisa mengenal dan ketemu orang-orang yang memiliki ketertarikan lebih terhadap buku? Ngomongin soal baju yang lagi sale pastilah sudah biasa. Tapi coba ngomongin soal buku, waktu akan terasa cepat berlalu dan kamu pun akan selalu mencari-cari waktu dengan temanmu untuk berbicara soal buku. (entalahlah dengan teman-teman yang lain, tapi aku selalu begitu) :)

Sekarang setelah Bebi semakin maju dan berkembang, Bebi memiliki banyak anggota yang berperan aktif dalam menghidupkan komunitas ini. Event-event seperti giveaway, reading challenge, Secret Santa - tiap natal akhir tahun,dll, juga tidak boleh dilewatkan karena event-event tersebut akan memacu kita untuk lebih sering membaca, keluar dari comfort zone (genre) yang selalu kita baca, juga mempererat hubungan para peserta yang mengikuti event tersebut.

Jika kamu suka membaca dan meresensi, terutama jika kamu mempunyai blog (khusus membahas buku), maka daftarkanlah dirimu disini : Daftar Blog Buku Indonesia setelah itu kamu bisa mengupdate link blogmu dari setiap buku yang kamu baca disini : Update Blog Buku Indonesia Jangan lupa follow akun twitter BBI di @BBI_2011

At last, semoga kita bisa selalu melangkah bersama-sama BII. 


Friday, April 12, 2013

Prime Time (Liputan Utama) - Sandra Brown

Judul : Prime Time (Liputan Utama)
Penulis : Sandra Brown
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2004
Tebal : 304hal
ISBN : 979-22-1096-2
Sinopsis :
Lebih daripada segalanya, Andrea Malone sangat ingin meningkatkan kariernya sebagai reporter di stasiun TV nasional. Tetapi profesi itu hanya bisa diraih jika ia berhasil mewawancarai Jenderal Ratliff, tokoh yang berperan besar dalam PD II. Selama ini tak satu pun media sanggup menemui dan mengungkap alasan yang membuat pria itu mengasingkan diri di ranch-nya di Texas. Ternyata rencana besar Andrea tidak berjalan mulus karena Lyon Ratliff, putra sang jenderal, selalu mengawasinya dengan ketat. Di luar dugaan, sosok Lyon memiliki pengaruh yang tak bisa diabaikan terhadap dirinya. Saat menyadari dirinya jatuh cinta pada Lyon, Andrea dihadapkan pada dua pilihan: tetap menayangkan liputan sensasional itu demi menaikkan popularitasnya, atau melepas kesempatan emas itu demi melindungi reputasi sang jenderal dan Lyon

Review :
Andrea Malone, yang lebih dikenal dengan panggilan Andy adalah seorang reporter lokal yang ditugaskan untuk mewawancari Jendral Ratliff, tokoh yang ikut berperang dalam Perang Dunia II. Karena faktor usia dan kesehatan yang tidak prima, Jendral Ratiliff selalu menolak tawaran wawancara dari stasiun manapun yang ingin meliputnya. Penolakan yang sama pun terjadi pada Andy. Putra Jendral Ratliff, Lyon Ratliff tidak ingin ada yang menganggu ayahnya lagi terutama di masa tuanya ini. Namun Andy tak hilang akal dan menemukan cara untuk bertemu dengan Jendral Ratliff dan mengutarakan niatnya.

Aku menyukai karakter Andy. Dia teguh dan pekerja keras. Ambisius tapi tahu batas. Andy dulu adalah wanita penurut yang selalu mendengarkan kata-kata orang terdekatnya. Masalahnya adalah karena terus mendengarkan pendapat orang lain, Andy menjadi kehilangan hak suaranya. Selama hidupnya selalu ada yang mengatakan ini dan itu padanya, mulai dari ayahnya, almarhum suaminya Robert, hingga sahabatnya Les. Satu hal yang pasti, Andy sudah muak. Ia ingin hidup bebas dan sesuai kehendaknya. Tindakan Andy patut diacungi jempol. Banyak orang yang ingin melakukan hal yang sama namun tak cukup berani. 

Semua orang pasti memiliki masa lalu yang kelam. Tak jarang masa lalu tersebut terus menghantui kita meskipun itu sudah lama berlalu. Bak kapal yang kelebihan beban, kita seperti tenggelam dan terjebak bersama masa lalu itu dan tidak bisa berenang kembali ke daratan. Hal itulah yang dirasakan Lyon Ratliff. Istri yang sangat ia cintai meninggalkannya demi mengejar karir. Sejak saat itu Lyon terpuruk dan menjadi pesimis terhadap semua wanita. Walaupun ia sudah lama berpisah dengan istrinya, itu tidak membuat Lyon melupakan segalanya, tidak ketika Andy muncul di kotanya dengan paras yang begitu mempesona.

Istrinya dulu juga begitu, sangat menarik dan cantik namun mengkhianati cintanya. Lyon bisa merasakan hal yang sama ketika ia berada didekat Andy. Meski tahu seharusnya ia menjaga jarak dari wanita itu, namun setiap langkah yang ia tempuh malah membawanya selangkah lebih dekat dengan Andy. Suka atau tidak suka, Andy telah berada di dalam hati dan pikirannya. 

"Aku membutuhkanmu. Benar atau salah, apakah itu masuk akal atau tidak, aku membutuhkanmu, Andy."

Rating : 4/5

Wednesday, April 10, 2013

Never Too Far #2 - Abbi Glines


Title : Never Too Far #2
Author : Abbi Glines
Series : Too Far Series
Synopsis :
He had held a secret that destroyed her world. Everything she had known was no longer true. Blaire couldn’t stop loving him but she knew she could never forgive him. Now, she was back home and learning to live again. Moving on with life… until something happened to send her world spinning once again. What do you do when the one person you can never trust again is the one that you need to trust so desperately? You lie, hide, avoid, and pray that your sins never find you out. 62,776 word count

Review :

Dear Blaire, could you please just forget about Rush and start noticing the other guy, Woods which is ten thousand times better than him?
Well, if I were Blaire, I'd definitely choose Woods over Rush. No one will get hurt and there will be less drama. But I'm not Blaire, and I'm not pregnant with Rush's baby. So there you go Blaire. There's isn't much choice for you to choose and your ex boyfriend Cain is still a boy while I'm sure you don't need to take care of another people because you barely can't take care of yourself now.
"No. One. Comes. Before. You." - Rush
It's a statement that can make you fly up high but can also hurt you so much. The word isn't meant to be said after all, it's meant to be proved. There are too many misunderstanding between Rush and Blaire, and when one of them can't take it and decide to leave (Book1), I felt like screaming "Get your ass back here and solve the damn problem!!!"
"Listen to me, Blaire. If you try to go anywhere I will chase you down. I will become your shadow. I won't let you out of sight because I can't live without you. I made so many mistakes with you I don't even want to try and count them but I am going to start making things right from here on out. I swear to you that this won't happen again. I know now that this is where I'm supposed to be. No more lies. Just us."
Each character has a sad story. It begins from Abe, Blaire's father who fled from his family when they needed him the most. Rebecca, Blaire's mother who was sick then died in vain. Blaire who has nobody to lean on and is forced to live independently when she is supposed to have support from his father. But he never acted like one, and when she knew about her parents' past now, she couldn't live the same way as she did in the past few months with Rush. She thinks she can live by her own, but then she finds out that she is pregnant.

Nan, a bad childhood and being too much spoiled makes her what she is now. I couldn't blame her but what comes from her mouth for the entire time is all about her needs to be the first priority. Nan really needs to grow up and get a hold of herself.

Rush, I said at my review on the first book that I kinda hate him at the beginning but I love him eventually. Rush never loved someone before. Loving Blaire and having a thought that he could lose her any minute is new to his life. Seeing him had to choose Nan or Blaire isn't something that I like to read. No matter how I hate Nan, it's his sister and his lover after all. He is too hard on himself and I really need to give him a credit for trying the best he can to protect Blaire and the baby. He deserves a second chance because all people need that. But still, my fist want to have a taste on his face for at least once =D
"You're my world. I want everyone to know. I don't know how to date so I never even thought of taking you on date. But I can promise you right now; I will be taking you on so many damn dates that there won't be a person in this town that doesn't know I worship the ground you walk on. Forgive me for being an idiot."
Rush may be the handsomest or richest guy whatsoever, but he isn't my favorite guy. I rooted for Woods and I still do. And I'm so freakin' happy and excited to know that Abbi Glines writes him his own story for the next book. He deserves that much. It's soon to be published on April 22nd this year. Check out the synopsis on Goodreads here : Twisted Perfection

Read :
Fallen Too Far #1 - Abbi Glines

Rating : 3.5/5

Oppa & I : Love Missions - Orizuka & Lia Indra Andriana


Judul : Oppa & I : Love Missions
Penulis : Orizuka & Lia Indra Andriana
Penerbit : Penerbit Haru
Tahun : 2012
Tebal : 220hal
ISBN : 978-602-7742-09-3
Sinopsis :
Jae In: Oppa. ‘Cinta’ itu sebenarnya apa? Kenapa ia tidak bisa membuat orang-orang tetap tinggal? Katakan padaku, aku harus bagaimana? Jae Kwon: Jae In-a. Tak usah cemas, ada Oppa di sampingmu, kan? Kita akan melalui semuanya bersama. Kau hanya harus percaya pada Oppa!

Review :
Bagi Jae Kwon and Jae In, ibunya terkadang bisa menjadi sangat kekanak-kanakkan, tetapi sekarang ketika melihat ibunya menangis, mau tak mau mereka pun turut sedih dan berusaha mencari penyebabnya. Secara mengejutkan, ayah merekalah penyebabnya. Dulu orangtua mereka pernah berpisah (baca Oppa & I ) sehingga Jae In dan Jae Kwon juga harus hidup terpisah. Tapi sekarang mereka telah rujuk kembali, lalu mengapa ayah mereka tiba-tiba pergi dari rumah dan meninggalkan pesan pada Jae Kwon untuk menjaga adik serta ibunya?
"Dengan berakting berarti kau memainkan peran. Peran seorang ibu adalah membuat anak-anaknya tetap tenang, walaupun di dalam hatinya ia sedang kacau. Apa dengan memainkan perannya ia bisa dikatakan sedang berbohong? Dan kalaupun iya, apakah itu hal yang buruk?"
Jae In masihlah tidak banyak berbicara dan cenderung menutup diri. Segala isi pikirannya ia tuangkan dalam buku sketsanya. Karena masa kecilnya yang kurang baik, Jae In sulit percaya kepada orang lain. Tapi Seung Won perlahan membuka matanya, menyadarkannya bahwa Jae In tidak hidup sendiri. Jae In punya teman-teman yang siap mendengarkan keluh kesahnya. 

Di mata Jae Kwon tidak ada wanita lain selain Hye Rin sunbae, wanita yang ia kagumi sejak dulu. Sahabat-sahabat Jae Kwon berusaha menjodohkan Jae Kwon dengan Ha Neul yang diam-diam menyukai Jae Kwon karena Hye Rin sunbae tak memberi respon positif pada sahabat mereka. Jae Kwon yang hanya menganggap Ha Neul sebagai teman lama-lama mulai merasakan hal yang lebih dari perasaan seorang teman. 

Oppa & I : Love Missions menceritakan tentang keluarga, persahabatan, juga upaya merenggut hati seorang wanita =D Bagian yang paling seru adalah ketika Love Missions ini terjadi, mulai dari sahabat-sahabat Jae Kwon yang menjadi mak comblang untuk Jae Kwon dan Ha Neul hingga upaya Jae Kwon untuk mengutarakan perasaannya pada Ha Neul. (that's my favorite part)

Overall, ceritanya cukup menarik, dan aku berharap penulis masih akan melanjutkan kisah Oppa & I ini dengan menceritakan tentang Jae In and Seung Won :)

Rating : 3.5/5

Sunday, April 7, 2013

Bought : The Greek's Baby - Jennie Lucas

Title : Bought : The Greek's Baby
Author : Jennie Lucas
Publication Date : 2010
Synopsis :
American beauty Eve Craig fell under the spell of powerful Talos Xenakis in a hot-blooded Athens encounter....Three months later Eve has lost her innocence--and her memory But she has aroused Talos's desire and his anger--she has betrayed him. So what better way to punish the woman who nearly ruined him, than marry--and destroy--her? Only she's now carrying his love-child.

Review :

The book begins well and has a very interesting story behind it. It is more complicated than I thought. Both hero and heroine wanted revenge. Talos refused to call it revenge, instead he named it justice. He had spent great months with Eve before she ran away from him without leaving any sign that she would come back. Talos couldn't sleep and eat well since then. He plans to track her down. When he finally found Eve, he wants nothing but revenge justice. But then he finds out that Eve is pregnant and she is involved in a minor car accident and has amnesia. Eve is no longer cold-hearted, big spender, or party girl. Amnesia has made her become someone new, someone who is pure of heart.

Revenge, betrayal, lies, secrets. Will it all remain the same?

This book absolutely worth five stars. I love Talos even though he scares me a little bit in the beginning with his possessive behavior and bad intention to Eve. But it's acceptable and understandable considering how he felt cheated and betrayed by his own lover, not to mention how perfect Eve is. Eve, on the other side, is a poor little thing. She grew up with one purpose which is none other than take a revenge.

I like the story line. It isn't always sweet, sometimes bitter and twisted, but love always finds a way. Everyone deserves a second chance. And so do both of them. 

Rating : 5/5