Sunday, October 28, 2018

Midnight Prince - Titi Sanaria

Judul : Midnight Prince
Penulis : Titi Sanaria
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tebal dan Tahun Terbit : 276 hal ; April 2018
Sinopsis : Midnight Prince
Review :

Menjalani hidup sebagai seorang Mika tidaklah mudah. Dulu ia punya segalanya. Kehidupan yang sangat layak, keluarga yang saling mengasihi, dan materi yang tidak perlu dikhawatirkan. Namun dalam sekejap semuanya sirna dan hilang begitu saja. Ayahnya meninggal, keluarga mereka terlilit utang, adiknya Desha memutuskan mengakhiri hidupnya bersama dengan anaknya yang baru lahir dan ibunya menderita depresi berat. 

Mika tak pernah berpikir untuk menjalani hidup seperti ini. Ia terus menerus menyalahkan dirinya karena kematian adik satu - satunya itu. Desha hamil diluar nikah. Keluarga laki - laki yang menghamilinya menawarkan sejumlah uang dan berharap itu cukup untuk menyingkirkannya sampai anaknya lahir dan diuji DNA-nya. Tentu bagi Desha penolakan semacam itu adalah beban berat yang harus dipikulnya. Penolakan yang membuatnya mengakhiri hidup.

Keluarga laki - laki tersebut adalah keluarga terpandang yang memiliki rumah sakit swasta terkenal. Dengan bantuan sahabatnya, Kinan, Mika bekerja paruh waktu disana. Hanya semata - mata untuk mengetahui seperti apa keluarga yang telah menghancurkan hidup adiknya itu. Mika tak pernah menyangka bahwa ia akan bertemu dan terlibat hubungan dengan Rajata, kakak dari laki - laki yang pernah menjadi masa lalu kelam Desha.
"Bagian tersulit dari sebuah kebohongan adalah membuat kebohongan berikutnya untuk membenarkan kebohongan yang lain. Itu semacam lingkaran setan yang tidak punya jalan keluar."
Mati - matian ia mencoba mengingkari isi hatinya sendiri demi Desha. Ia tidak mau mengkhianati adiknya dengan mencintai Rajata. Rajata yang tidak tahu menahu tentang masa lalu itu terus mendekati Mika dengan segala cara. Pendekatan yang cukup intensif itu membuat Mika kesal sekaligus juga semakin mencintai Rajata. Tapi bagi Mika hubungan mereka tidak mungkin bisa bertahan dan hanya akan menyakiti kedua belah pihak jika diteruskan. Terlebih lagi setelah Mika tahu, Kinan akan bertunangan dengan kakak dari Rajata yaitu Dewa. Sepertinya hidupnya memang sudah ditakdirkan untuk berdekatan dengan keluarga Rajata. Antara ia mau mengakui dan menerimanya atau tetap keras kepala, berpaling dan menolaknya. 
"Ketika bertemu perempuan yang tepat, semua laki - laki akan jadi murahan dan meletakkan harga diri di telapak kaki."
Ini buku kedua Titi Sanaria yang kubaca setelah Dirt on My Boots. Ada satu persamaan yang bisa disimpulkan dari dua tokoh utama di dua buku ini, yaitu seberapa pun hati mereka berusaha menolak, tapi ketika bersentuhan fisik dengan lawan jenisnya, saraf otak mereka secara otomatis berkhianat dan melakukan hal yang bertentangan dengan kehendak hatinya. 

Rating : 4/5

Sunday, May 13, 2018

Imperfect - Meira Anastasia



Judul : Imperfect
Penulis : Meira Anastasia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal dan Tahun Terbit : 172hal, 7 May 2018
Sinopsis : Imperfect
Review :
"Di balik semua yang terlihat menyenangkan, selalu ada perjuangannya."
Ini cerita tentang Meira, istri dari Ernest Perkasa, seorang komedian, penulis dan aktor yang cukup terkenal di Indonesia. Hidup sebagai istri seorang public figure tidaklah mudah. Karena mau tidak mau, suka tidak suka, hidup Meira, yang lebih sering dipanggil Mamak, akan terus disoroti dan dijudge oleh khalayak ramai. 

"Menjadi istri public figure adalah perjuangan yang berat sekali."
- Ekspektasi orang terhadap istri artis sangatlah tinggi.
- Berambut pendek, memiliki kulit cenderung gelap.
- Model baju itu - itu saja, nggak pernah pakai kosmetik, alis nggak on point.
- Tubuh berlemak di sana - sini.

Well, semua yang diuraikan diataskan itu terkesan nggak ada bagus - bagusnya ya. Kalau kita lihat di tv berita tentang infotainment, istri para artis malah seolah - olah berlomba - lomba untuk mempercantik diri, mempermak diri sedemikian rupa hingga mungkin suaminya tidak kenal lagi dengannya. *ups* Yang penting nggak mirip LL ya xD Emang doi punya suami? #ehhh maaf jadi bergosip xxxx.

Back to mamak dan her insecurities, pesanku mak, you are doing just fine! It's okay punya kulit gelap, eksotis mak!, berambut pendek - hemat shampoo - hemat pengeluaran RT, model baju itu - itu aja - yang penting nyaman mak!! tubuh berlemak sana sini, so what? is that even a sin? NO! Ga peduli berapa size tubuhmu, kamu adalah kamu, you are beautiful just they you are, Mak. Buang jauh - jauh pikiran jelek karena itu nggak akan membuat mak merasa jauh lebih baik tapi sebaliknya. Jadi kenapa ngelakuin itu? Lakukan hal yang positif, seperti menulis buku ini. Thank you for your good and inspiring words, Mak.

Jangan pernah menganggap remeh candaan soal fisik. Karena untuk sebagian besar orang, itu sangat berpengaruh. Besaran pengaruhnya bisa berbeda - beda. Ada yang cuma menggganggu mood - habis baca komentar negatif, jadi kesal, terus kebawa jelek mood-nya seharian. Ada yang sampai depresi, bahkan menyakiti diri sendiri, karena merasa terlalu jelek untuk dicintai. 
It's true! Kebanyakan orang bercanda tidak pada tempatnya. Menganggap candaan fisik itu lucu, hal yang lumrah untuk dikatakan - bahkan ke orangnya langsung. Jika itu membuatmu tertawa terbahak - bahak, ketahuilah kesenangan itu tidak terjadi pada orang yang kamu candain. Coba tempatkan dirimu di posisinya. Masih mau 'bercanda' tidak lucu seperti itu?

Candaan fisik membuat orang depresi, tak jarang, ekstrimnya ada yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena merasa dirinya tidak berguna, tidak lebih baik dari orang lain. So, stop
your sh*tty jokes! It ain't funny.

"Berubahlah untuk dirimu sendiri, bukan untuk orang lain. Kalau kamu berubah untuk menyenangkan orang lain, perubahan itu akan menjadi sebuah keterpaksaan dan sulit untuk dilakukan dalam jangka panjang."


Aku paling suka pembahasan mengenai mengatur reaksi kita pada hal - hal yang menyakiti kita.
1. Perang mulut. Saling berusaha melempar bom satu sama lain. Siapa yang paling tersakiti, dia yang kalah. Tapi apa untungnya? Buang waktu, buang tenaga, yang ada malah nambah musuh. BIG NO.

2. Negatif comments or even persons? BLOCK!, right away. Kita punya hak loh untuk mengblock siapa saja yang kita rasa sering memberikan aura negatif disekililing kita. Aku punya pengalaman pribadi dengan satu orang yang memang dikenal kasar mulutnya namun baik hatinya (belum bisa dikonfirmasi untuk itu). Pekerjaanku mengharuskanku untuk keep in touch dengan customerku, termasuk melayani pertanyaan - pertanyaan entah itu di saat jam kerja maupun tidak. Satu kali, aku sibuk sekali dengan kerjaanku dan belum makan siang. Dia meneleponku dan bertanya banyak hal, sudah kujawab satu persatu dan dia pun sudah mengerti. Aku pun istirahat sejenak dan pergi makan siang. Belum juga habis makan siangku, temanku mengabari dia menelepon mencariku. Setelah selesai aku pun mencarinya. Dan tebak apa yang terjadi? Dia memakiku. Mengatakan aku menghabiskan waktunya menunggu hanya dengan makan siang. Yang ingin dia tanyakan sangatlah sepele dan seharusnya pertanyaan itu dia yang paling tahu jawabannya. Saat itu perasaanku campur aduk. Antara kesal, sedih, marah. Tapi lambat laun aku menyadari bahwa aku tidak pantas diperlakukan seperti itu. Jika kamu mau bertanya, bertanyalah dengan sopan. Jika tidak bisa, maka diam lah!  Precaution-nya apa? BLOCK! ^v^ tapi nggak semua orang harus diperlakukan dengan cara yang sama ya. Pandailah memilah-milah :) :)

Seperti yang baru - baru ini dilontarkan oleh Tyra Banks, 'perfect is boring'. Jika semua yang kita inginkan dengan mudahnya kita raih tanpa proses, hal apa yang bisa kita pelajari? Padahal pengalamanlah yang mengajarkan kita banyak hal, entah itu baik atau buruk.

Aku pernah menelepon nasabahku menanyakan tentang survey pelayanan cabang tempat aku bekerja. Ketika diminta memberikan angka sebagai ukuran penilaian, dia tidak memberi angka maksimal. Saat ditanya alasannya, dia menjawab karena angka maksimal itu tandanya sempurna, dan sempurna hanya milik Tuhan semata. Ada juga yang pernah menjawab karena jika diberi angka maksimal, kami para karyawan jadi cepat puas dan tidak lagi berbenah diri. Sad but true, ya ;)

"Aku memberitahukan pada dunia kalau aku tidak sempurna. And, , , it feels great! It's just what I needed!Setelah aku berani untuk mengakuinya, ketidaksempurnaanku akhirnya menjadi sempurna.


Yang buat buku ini kece parah adalah workout tutorialnya, sampai ada gambarnya segala. Jadinya kalau mau latihan sendiri tinggal nyontek dari buku mamak aja, selesai. Thank you mak buat semua yang sudah disharingkan dibuku ini. Aku tahu mamak bilang buku ini bukan buku motivasi, but still, I'm motivated! And thanks a lot for that Mak.



Rating : 5/5

Sunday, March 4, 2018

Resign! - Almira Bastari


Judul : Resign!
Penulis : Almira Bastari
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal & Tahun Terbit : 288hal; 29 Januari 2018
Sinopsis : Resign!
Review :
Di setiap pekerjaan yang kita jalani, pastilah kita selalu ingin berusaha untuk menampilkan yang terbaik dari diri kita. Karena sering kali kita dinilai berdasarkan apa yang kita lakukan sehari - hari. Orang - orang akan dengan mudahnya menilai kita buruk, tapi belum tentu akan langsung menilai baik potensi kita. Sering kali kita dipandang sebelah mata oleh bos kita, dianggap tidak mampu atau belum layak untuk dipromosikan, atau dipercaya untuk menangani suatu kasus. Oleh karena itu, tak jarang banyak pegawai yang berlomba - lomba untuk terlihat baik dan menonjol di depan bosnya. Tapi hal itu justru berbanding terbalik dengan Alranita dan teman - teman kantornya yang justru sibuk bertaruh siapa yang akan berhasil resign duluan. 

Dan pertanyaannya adalah. . . . . . . Separah itukah bos mereka???
Well, jika bosmu tipe yang nyebelin, ngeselin, hobi murka dan sering membuat suasana kantor seperti neraka, masih mau nggak kamu lanjut bekerja ditempat itu meskipun diberi gaji tinggi? 
Sama halnya seperti Alranita dan para cungret aka kacung kampret, aku juga bakal berlomba - lomba untuk resign duluan. Maklum, takut tua sebelum waktunya -.-

"Tigran itu seperti toko bawang merah: bagus di luar, iblis di dalam. Dan kami para cungretnya adalah kumpulan bawang putih yang minta diselamatkan oleh perusahaan - perusahaan lain yang penuh kasih."

Bos para cungpret namanya Tigran. Dipanggil dengan sebutan Pak, tapi Tigran jauh dari kesan bapak - bapak. Perutnya tidak buncit, wajahnya tampan dan tubuhnya tinggi tegap. Deskripsi itu seharusnya membuat para cungret jatuh cinta dan bersyukur punya bos seperti Tigran. Tapi walau paras rupawan, ternyata Tigran lebih nyinyir dari ibu - ibu yang jualan di pasar. Ngasih kerjaan maunya cepat selesai, kerjaan belum selesai sudah ngasih kerjaan baru, #kankampret. Pengen dicekik nggak sih bos kaya gitu? Yang punya bos dengan sifat seperti Tigran mana suaranyaaa? :D 
"Seburuk - buruknya bos, suatu saat ada baiknya juga, walaupun cuma setitik." - Cungpret yang sudah kenyang berkarir
Benerrrrr banget!! mwahahaha. bos itu kadang bisa evil banget dan terkadang bisa berubah seratus persen dan berperilaku bak malaikat, walau cuma sesaat. Dan karena cuma sesaat, haruslah dimanfaatkan dengan sebaik - baiknya. - Cungpret yang nggak mau rugi. 

Aku sih suka banget dengan karakter Alranita. Dalam pekerjaan dia cerdas, bisa bekerja dibawah tekanan dan berpendirian. Selain itu, dia juga tipe yang blak - blakan dalam hal mengutarakan perasaannya kepada bosnya. Ya bok kalau sama bos agak direm mulutnya, kalem gituuu, tapi Alranita beda. Mungkin karena pengaruh bosnya juga masih muda dan tidak mengkategorikan dirinya sebagai bos dan para cungpret itu bawahannya, jadi bisa terjalin komunikasi dengan mudah dan tidak ada jarak diantara mereka. It's a good thing, isn't it? Lain halnya jika punya bos yang gila status, yang punya motto :
pasal 1. bos selalu benar
pasal 2. jika bos salah, lihatlah pasal 1.
Ya otomatis mau ampe dunia kiamat juga pun bawahan dan bosnya nggak akan bisa kompak. #bukancurcol

Begitu baca judul buku ini aku sudah ngebet pengen beli. #seringkejebakjudul&sinopsis mwahahaha. Bukan, bukan, nggak seniat itu kok pengen resign sampai bela - belain mau beli buku ini. Cuma penasaran saja dari judul, sinopsis, dan review dari teman - teman yang sudah baca, sepertinya buku ini mampu menghibur perasaan gundah gulananya anak kantoran seperti saya ini. (bahasamu, Mei #alay ._.) Awalnya aku kira Resign! bakal mirip dengan My Stupid Boss. But no, i was wrong. Buku ini bukan hanya menceritakan tentang gilanya cara kerja si bos ke anak buahnya, tapi juga bagaimana Tigran diam - diam mendekati Alranita dengan caranya tersendiri. 

Satu quote yang sedikit menggelitik perasaanku. "Saya nggak pernah nyuruh lembur. Kalau sampai kamu lembur, justru saya yang harusnya bertanya, dari pagi ngapain aja?" - Bos yang tidak ingin dibantah. Jika jadi bos mungkin akan berpikiran seperti itu, tapi jika kita adalah bawahan yang selalu sibuk bekerja dan masih diberi pertanyaan seperti itu, rasanya pengen nonjok orang nggak sih?? Coba kalau si bos yang begitu, balik ke pasal 1 ya gaessss. . .

Rating : 4/5
PS : Bos yang nyinyir berlebihan dan ingin ditonjok itu hanyalah bos para cungret, yaitu Tigran. Dan itu bukanlah bosku ataupun bosmu. Peace #salamdamai :) :)

Ini posbar pertama di tahun 2018 dengan teman - teman BBI Medan, check them out : 
1. Putri -
2. Cut Lilis -
3. Ertalin -
4. Nova Putri -

Monday, September 18, 2017

Love O2O - Gu Man

Judul : Love O2O
Penulis : Gu Man
Penerbit : Penerbit Haru
Tebal dan Tahun Terbit : 434 hal, 15 April 2017
Sinopsis : Love O2O
Review :
Jadi ceritanya tentang Bei Wei Wei (Lu Wei Wei Wei) yang diceraikan oleh suaminya dalam sebuah game online dunia persilatan. Mantan suaminya meninggalkannya dengan wanita yang cukup terkenal di game online tersebut. Tak lama, Wei Wei pun berkenalan dengan laki - laki lain yang dikenalnya dengan nama Yi Xiao Nai He, si pemain nomor satu di game online tersebut. Tak butuh waktu lama, setelah permintaan pertemanan dikonfirmasi oleh Wei Wei, Xiao Nai langsung mengajaknya menikah. 

Xiao Nai sendiri sebenarnya adalah seorang cowok populer di kampusnya. Ia juga berasal dari jurusan yang sama dengan Wei Wei yaitu jurusan komputer. Xiao Nai diidam-idamkan para perempuan dan menjadi role model bagi teman - teman sekampusnya. Tak banyak yang pernah melihatnya tapi ia sungguh populer. Bukan hanya sekedar tampan, ia juga pintar dan kaya, ditambah lagi dengan kedua orangtuanya yang adalah profesor di kampusnya. 

Soal Xiao Nai, nggak perlu ditanya lagi, dia paling bisa buat hati para wanita meleleh. Sangat gentleman, mengutamakan wanita disampingnya, mementingkan status hubungannya dengan Wei Wei. Mungkin terdengar simpel, tapi bagi para wanita, justru hal besar berawal dari hal kecil. Bagiku pribadi yang tipe observer, Xiao Nai itu udah bagai dewa, terlalu sempurna, too good to be true. Tapi ada satu kekurangannya, bagi yang sudah baca buku dan menonton dramanya pasti tahu (menghindari spoiler)

Well, apakah buku ini sebagus dramanya? Tentu saja tidak. No offense, dramanya berisikan 30 episode dan dirangkum menjadi satu buku dengan tebal 434 halaman, tentu banyak bagian - bagian yang dihilangkan atau mungkin tidak disebut. Padahal banyak sekali adengan yang buat aku senyum - senyum sendiri, gigit tali bantal guling karena gregetan, dll.  Jika tidak menonton dramanya terlebih dahulu, mungkin kita akan kebingungan dengan banyaknya nama dan karakter yang disebutkan dalam buku ini. Bukan berarti penulisan buku ini buruk, aku cukup terhibur dengan membaca buku ini. Hitung - hitung flashback dengan Yang Yang (nama asli pemain drama Yi Xiao Nai He) dan Wei Wei (nggak tahu nama aslinya). Wei Wei juga sangat cantik tapi sayangnya juga sangat kurus seolah - olah jika ada badai Wei Wei akan ikut terbang bersama daun - daun yang berguguran. Aku paling suka karakter Wei Wei yang jago main game, pintar di akademi, dan gayanya yang agak cuek tapi tetap perhatian dengan sekitarnya. Tidak jauh berbeda dengan Yang Yang, Wei Wei (yang nama aslinya masih belum kuketahui), termasuk karakter yang agak too good to be true juga. 

Intinya sih nonton drama dan baca buku ini adalah enjoy. Jangan terlalu dipikirkan. Dinikmati saja, karena secara keseluruhan, Love O2O adalah salah satu drama terbaik yang kutonton sepanjang satu dekade ini #tidakbermaksudlebay , tidak kupungkiri juga ini karena karakter pemainnya sendiri adalah Yang Yang dan Wei Wei (siapa sih nama aslinya?) Jika diganti dengan yang lain, seperti halnya Love O2O the movie, jujur saja, aku tidak tertarik untuk menontonnya.

Niat untuk membaca buku ini sudah ada sejak bulan - bulan lalu dan mungkin akan terus tertunda jika tidak adanya janji posbar dengan anak - anak BBI Medan. Awalnya kuingat komitmen kami untuk posbar itu di tanggal 1 September, tapi apa daya kesibukan diluar membaca itu sangatlah banyak dan keinginanku untuk segera membaca buku ini pun menguap ketika aku mulai membaca beberapa halaman di awal. Mungkin Erta mengalami hal yang sama denganku. But well, finally kelar juga baca skimming buku ini :D Baca juga review - review kece dari BBI Medan dibawah ini :
1. Putri - Perpetual Romanza
2. Cut Lilis - Purple Bookish
3. Ertalin - Fiction and Me
4. Nova Putri - Absurd Reader



Friday, June 23, 2017

Side by Side - Sofi Meloni

Judul : Side by Side
Penulis : Sofi Meloni
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tebal & Tahun Terbit : 272hal. Mei 2017
Sinopsis : Side by Side
Review :
Rama dan Gita memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Sama - sama duduk di bangku kuliah, namun Rama tidak pernah berpikir muluk - muluk tentang masa depannya. Yang ia tahu dan yakini adalah masa kuliah adalah waktu dimana ia dapat bermain bebas sesuka hatinya. Sedangkan bagi Gita, masa kuliah adalah kesempatan baginya untuk menata masa depannya kelak. Hidup dibawah bayang - bayang kakaknya Luna, membuat Gita ingin menepis pendapat orangtuanya yang tidak yakin atas kemampuannya. 

Pertemuan Rama dan Gita pun terbilang cukup unik. Disaat Gita kesulitan meminjam buku di perpustakaan, Rama datang menawarkan bantuan. Tentu saja bantuan tersebut tidak datang secara cuma - cuma. Untuk dapat meminjam buku yang Gita inginkan, ia harus membayar mahal, karena syarat dari Rama adalah mereka harus berpacaran terlebih dahulu. 
"Tapi apa sebenarnya yang harus kamu lakukan untuk memenangkan taruhannya?" 
"Gampang. Kita hanya harus berpacaran."
 Rama lebih suka bersantai - santai di cafe dan mengisap rokok dibanding harus menghabiskan waktunya dikampus. Tapi semenjak mengenal Gita, Rama tidak menyangka bahwa ia mampu melakukan hal - hal yang tidak pernah dipikirkannya sebelumnya. Satu hal yang saya suka dari Rama adalah dia benar - benar menganggap Gita penting dalam hidupnya. Bukan hanya orangnya saja tapi penting baginya agar orang lain tahu bahwa nama pacarnya adalah Gita, bukan 'perempuan itu', 'wanita itu', dsb.

"Jika ini penting untukmu, maka hal itu juga berarti penting untukku."

Side by Side yang ditulis Sofi Meloni ini menggambarkan bahwa perbedaan itu tidak selamanya bencana bagi suatu hubungan. Perbedaan yang cukup mencolok antara Gita dan Rama membuat mereka belajar mengenal hal baru diluar zona nyaman mereka. Buku ini juga mengajarkan kita bahwa masalah yang hadir dalam hidup kita itu bukan untuk dihindari tapi untuk dihadapi. 
"Jika ada masalah, seharusnya kita selesaikan. Bukankah itu yang pernah kamu ajarkan kepadaku?"
Buku ini ditulis diawal Januari 2017 dan selesai pada bulan berikutnya. Saya yakin hal itu merupakan kepuasan tersendiri bagi penulis untuk bisa begitu cepat merampungkan sebuah karya.tulis. Side by Side adalah novel kedua dari empat novel yang sudah ditulis oleh Sofi Meloni. Sejauh ini, saya cukup menyukai tulisannya, terutama pada buku Stay with Me Tonight. Novel ini sendiri cukup bagus dan matang dari segi penulisan dan karakter - karakter yang diciptakannya pun begitu hidup dan nyata. Overall, you should give it a try :) 

"Aku punya tujuan hidup!"
"Apa? Coba sebutkan apa tujuan hidup kamu?"
"Kamu! Aku mau hidup denganmu."

Rating : 3/5