Tuesday, November 20, 2012

Gabriel's Inferno


Title : Gabriel's Inferno #1
Series : Gabriel's Inferno
Author : Sylvain Reynard
Publisher : Omnific Publishing
Publication Date : April 4th 2011
Synopsis :
Enigmatic and sexy, Professor Gabriel Emerson is a well respected Dante specialist by day, but by night he devotes himself to an uninhibited life of pleasure. He uses his notorious good looks and sophisticated charm to gratify his every whim, but is secretly tortured by his dark past and consumed by the profound belief that he is beyond all hope of redemption. When the sweet and innocent Julia Mitchell enrolls as his graduate student, his attraction and mysterious connection to her not only jeopardizes his career, but sends him on a journey in which his past and his present collide. An intriguing and sinful exploration of seduction, forbidden love and redemption, "Gabriel's Inferno" is a captivating and wildly passionate tale of one man's escape from his own personal hell as he tries to earn the impossible...forgiveness and love.

Review :

Gabriel Emerson is a professor and Julia Mitchell is his student. They had a story together at the past but it seems that only who Julia kept it as an unforgettable memory. But for Gabriel, it's a vague memory that he himself isn't sure about it. At first I thought how come a man didn't recognize a woman he loves at past. It's nonsense. But apparently there's a good reason about it. So although I'm struggling to keep reading this book at the beginning, but after all matters are revealed, I found it so easy to love both characters, Gabriel in particular. It's contrast on how unlikeable he was in the past, but everyone makes mistakes, hardly once. What makes people different is one learns from it, and another keep doing the same thing. Gabriel is the one who learned from his mistakes.

Meanwhile, Julia, Oh I love this woman. I laughed out loud reading her debate with Gabriel at his seminar. This woman knows no fear, really. I like it yet I do not recommend other readers to do the same in the reality, though. 

One word defines this book. Beautiful. Everything in this book is just beautiful. The tenderness of Gabriel's love to Julia just made me realize that love is about patient, love is kind, love doesn't judge, love means that you never have to worry about how you look or how you dress, because in the end nothing else matter except love. I love Gabriel and I love how the author named him Gabriel, a name of an angel. And once again, his name is a contrast towards what he had done in the past. However, I believe the author didn't name him Gabriel for no reason. 

The only reason of why I give 4.5 stars is because I didn't enjoy the beginning part, and I'm not going to lie about it. Some of it are a bit confusing but once I figured it out, it's not a problem anymore. I love how the author relates the whole story to literature, poem, Shakespeare, Middle Age, etc. I myself am not familiar with Dante and that is a shame. To be honest, I have no idea about who is Dante's Inferno and Beatrice at all. But it's a good thing, though. It would be useless for me if I read the whole book but at the end I still don't know anything about Dante.

So I went to google to see what I can find. Inferno is Italian word which mean Hell. By the time I know the meaning of it, I could relate the word Hell to Gabriel's life. He really had been through hell but somehow he come back and asking for forgiveness and redemption. Julia as I can see is insecure and fragile. Past taught her the wrong way that made her become the person she is now. Being unloved is so hard to bear. Nothing is right about their dark pasts. But what makes it right is because they overcome it all together.


"I think if you care enough about someone to have sex with them, then you should care enough to respect them and not treat them as an object. You should be responsible and careful and never, ever hurt them. Even if they're fucked up enough to beg you to."


Gabriel is such a gentleman and no women would turn him down for sure. I love how he assures Julia that she is beautiful, that she deserves to be happy, and she is everything that he ever wanted. He made her feel special. For what Julia had been through, those words are so comforting for her. I also love the way Gabriel always care for her, even just for a small thing. Like stroking her hair, feeding her, etc. It's not like she is an invalid or needs his help but it's the way Gabriel shows his love and care to her.

"You know, the act of feeding someone is the ultimate act of care and affection. . . sharing yourself with someone else through food."

Inferno is the first part of Dante Alighieri's 14th century epic poem Divine Comedy (src:Wikipedia) The poem describes Dante's travel through hell. I will not write everything about it because it'd be the longest review ever, so I'll just put the link in here to make it easier for you to read >> Divine Comedy Since I love to analyze everything including people, stories, poems, etc and it's been kind of habit, I can't wait to read the poem myself to get better meaning and all. (Well, I should have read it before I read this book, though. But it's better late than never right? :))

I like this book enough and I can't wait to read the second book.

Rating : 4.5/5

#kotbahtimeline

Judul : #kotbahtimeline
Penulis : @pergijauh (Abdul Gofar Hilman)
Penerbit : PlotPoint
Tahun : 2012
Tebal : 226hal
ISBN : 9786029481082
Kategori : Humor
Sinopsis :
Jangan ngaku pecinta humor kalau belum punya buku terbaru dari PlotPoint. Buku yang satu ini dijamin bikin kamu nggak garing di bus atau pas denger kotbah Jumat. Bosan sama isi kotbah Jumat yang monoton? Nyaris ketiduran di tengah kotbah? Silahkan baca buku kumpulan tweet #kotbahtimeline oleh Abdul Gofar Hilman yang biasa dikenal dengan nama twitter @pergijauh. Isi tweetnya bermacam-macam, dari sekadar bercanda soal maling sepatu hingga soal toleransi beragama dari mata anak muda. Gak cuma tweet lucu seperti: “Jika Tuhan memberimu ujian, hadapilah. Jangan lupa bawa pensil 2B yang asli.”

Review :

Buku ini adalah hasil kumpulan tweet dari akun @pergijauh - Abdul Gofar Hilman. Dengan hashtag #kotbahtimeline, penulis berusaha untuk mendidik pembaca dengan cara yang cukup menghibur. Saya paling geli dengan foto-foto Benar dan Salah yang ada di setiap akhir babnya. Foto-fotonya super kocak, mulai dari yang normal sampai yang nggak normal, seperti cleopatra, judge Bao, cheerleader,dll. Salut buat penulis yang niat banget dandan dan moke over habis-habisan. Two thumbs up!

Saya juga suka dengan cara penulis yang mengkritik kondisi disekitar dengan cara yang halus, beradab namun kena sasaran. Namun ada kalanya hal-hal yang kita baca tak harus kita ikuti semuanya. Ketika kita membaca, saringlah terlebih dahulu mana kata-kata yang menurutmu benar mana yang menurutmu salah, mana yang baik dan mana yang tidak. 


"Tak berpengaruh jika kau bertato ataupun tidak, karena sesungguhnya setiap orang mempunyai hak yang sama untuk bertemu Tuhan-Nya."

"Bahwasanya di dunia ini tak ada kata benar atau salah, yang ada hanyalah perbedaan sudut pandang."

Kekurangannya terletak pada adanya pengulangan-pengulangan kata yang tidak perlu. Contoh kata : sandal. Kata 'sandal' ini terus menerus diungkit penulis dalam konteks kata yang berbeda namun pengertiannya kurang lebih sama. Tidak mengapa jika pengulangan hanya terjadi sekali, dua kali, tapi karena kata tersebut cukup sering diulang sehingga mengakibatkan efek bosan. Karna saya yakin penulis adalah pribadi yang kreatif, maka pengulangan tersebut adalah hal yang mubazir. Hendaknya bisa diakali dengan kata-kata lain. Sukses selalu!

Rating : 3/5
PS : Buku ini buntelan dari PlotPoint dan mas HTanzil. Terima kasih :)

Friday, November 16, 2012

Seoul Cinderella


Judul : Seoul Cinderella
Penulis : Lia Indra Andriana
Penerbit : Penerbit Haru
Tahun : 2012
Tebal : 224hal
ISBN : 978-602-98325-8-7
Sinopsis :
Aku memandangi wajah di depanku dan menyadari bahwa ia seorang Cinderella. Seorang Cinderella pasti pandai memasak, kan? Ia menyajikan sebuah masakan, tapi aku tahu ia menghidangkan makanan siap saji yang entah ia beli di mana. Lalu, apa yang ia lakukan berpura-pura menjadi seorang Cinderella? Ah, manusia jadi menarik jika punya rahasia, kan?

Review :
"Kau adalah orang yang suka ikut campur urusan orang. Kau pria paling cerewet di muka bumi. Kau ambisius, perfeksionis, arogan, egois, dan seenaknya sendiri. Kau tidak mau disalahkan ataupun mengakui kesalahanmu. Kau suka menjadi bos atas orang lain, kau juga..."

Nia meninggalkan negeri tercintanya Indonesia untuk bekerja di Korea sebagai seorang TKW. Menjadi seorang pembantu adalah hal baru bagi Nia, ia sendiri bukanlah orang yang berasal dari kalangan bawah. Tapi Nia memiliki problema tersendiri dan akhirnya harus mencari rejeki di negeri ginseng tersebut. Nia yang minim pengalaman terutama dalam hal memasak, akhirnya dipekerjakan oleh satu keluarga yang kebetulan menyukai makanan Indonesia.

Adik majikannya, Hyun Jun mengenal Indonesia, lebih dari yang ia hendaki. Walau Hyun Jun memiliki apartemen sendiri, kakaknya terus memaksa Hyun Jun tinggal dirumahnya. Hyun Jun yang keras kepala tetap bersikeras tinggal di apartemennya. Akhirnya kakaknya menyerah dan menyuruh Nia tinggal dengan Hyun Jun untuk membantunya memasak dan membersihkan rumah,

Tapi...... Nia kan nggak bisa masak....

Aku pribadi kurang suka dengan karakter Nia. Karena dia datang ke Korea bukan dalam rangka kuliah, pertukaran pelajaran, atau jalan-jalan tapi menjadi TKW, seharusnya Nia lebih bisa menyesuaikan diri dengan keadaan disana. Sebaliknya, Nia yang sudah jadi PRT (Pembantu Rumah Tangga) di keluarga Hyun Jun malah bersantai-santai dengan nonton TV di ruang tamu majikannya padahal kerjaannya belum selesai (belum dimulai tepatnya). Selain itu juga sikap Nia yang membohongi majikannya dengan bilang kalau rawon (masakan Indonesia) yang dibelinya adalah hasil buatannya sendiri bagiku bukan smart move. Life is tough memang, apalagi kalau kita kerja di negeri orang. Tapi berbohong dan menipu majikan bukanlah hal yang pantas dilakukan, apalagi jika ingin bertahan lama bekerja disana. 

Celakanya majikannya juga membohongi Nia. Jeez. The score is 1:1 then. Well, membaca buku ini layaknya nonton drama korea dalam versi singkat. Bedanya tidak ada episode 1-16 yang harus dihabiskan, melainkan lembaran halaman yang harus dibaca. Dan aku sangat enjoy membaca buku ini. Walaupun di awal Nia dan Hyun Jun rada nyebelin, tapi setelah mendalami karakter mereka masing-masing, aku bisa mengerti dan mulai menyukai mereka. Keduanya memiliki masa lalu dan cerita hidup yang pahit. Meskipun mereka tidak hidup pada masa itu lagi, sayangnya masa lalu tersebut masih menghantui hidup mereka berdua.

Berawal dari hanya sebatas pembantu dan majikan, Nia dan Hyun Jun mulai menjalin pertemanan, pertemanan yang aneh karena baik Nia dan Hyun Jun bukan pribadi yang penyabar, tapi mereka dapat saling melengkapi satu sama lain.

Seoul Cinderella pertama kali dicetak tahun 2007 dengan cover seperti dibawah ini :
Kemudian direvisi oleh penulis dan disulap covernya menjadi sangat cantik seperti yang terlihat pada gambar paling atas. 

Rating : 3.5/5

Tuesday, November 13, 2012

The Boyfriend Game

Title : The Boyfriend Game
Author : Stephie Davis
Format : Ebook
Publisher : HarperTeen
Publication Date : 2009
Synopsis :
I rested the ball on my hip and walked back toward the equipment shed. In the dark. Alone. With a boy. I would be completely freaking out over varsity soccer tryouts if it weren't for the new student, Graham, who's helping me practice. He has the most amazing green eyes, curly brown hair, and perfect legs. Plus, we have lots in common, since all we both care about is soccer Well, that's all he cares about. But my heart beats so fast when we're on the field together . . . and I don't think it's just from all the running around.

Review :
Trisha's life is about soccer. She really wants to be a part of varsity and she is willing to work harder than everyone to reach her goal. The problem is none of her best friends who are in the same team with her want to practice with her. Not that they don't want to, but they are so into their men crush that anything else seems to be less important. Trisha has an admirer. Kirk likes her so much even though she never gave a good respond to him. Meanwhile, one of her best friend, Sara loves Kirk. Things get more complicated when a young boy,Graham came out of nowhere, a quite charming one and more importantly, he is good in soccer.

Graham offers to help Trisha work with her skill on soccer. And just like they said, when two people spend a lot of time together, there'll be a chance to fall in love with each other. But the problem is, Graham hasn't figured out how he feels about Trisha yet, whether it is just a friendship or more than that.

It's a quick and fun read. I love how Trisha tried the best out of her to achieve her dream, but I'm not a fan of her relationship with Graham, which is quite confusing. This book is recommended for those who love reading and soccer.


Rating : 3/5

The Dark Divine - Kegelapan Agung


Judul : Thw Dark Divine #1 - Kegelapan Agung
Series : The Dark Divine
Penulis : Bree Despain
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012
Tebal : 400hal
ISBN : 978-979-22-8823-0
Sinopsis :
"Yang kuinginkan hanya cintamu, dan sekarang aku tahu itu satu hal yang takkan pernah bisa kumiliki." Sudah bertahun-tahun Grace Divine tidak bertemu Daniel, cinta pertama yang menghilang tiba-tiba dari hidupnya. Dan sekarang, sekali lagi Grace dibuat terkejut saat melihat Daniel di sekolah, di kelas yang sama dengannya. Di satu sisi Grace senang Daniel kembali, tapi di sisi lain ia juga takut cowok itu akan pergi lagi, menghilang seperti asap... Apalagi ketika Grace tahu bahwa Daniel menyimpan rahasia besar, rahasia gelap yang bisa membahayakan nyawanya. Kali ini, akankah Grace yang mundur dari hubungan mereka? Ataukah cinta pertama berhasil menemukan jalannya?

Review :

"Bagaimana caranya aku bisa membantu Daniel menemukankan jalannya, tanpa kehilangan jalanku?"

Menjadi anak dari seorang pendeta sungguh tidaklah mudah. Kau seakan dijadikan rode model bagi teman-teman sekolahmu, atau contoh baik bagi orangtua yang ingin anak-anaknya patuh terhadap mereka. Seolah-olah itu semua adalah takdirmu. Bersikap baik, tidak berbicara kotor, dll. Kau bahkan tak diberi pilihan. Semuanya dibatasi untuk menjaga nama baik orangtuamu, terutama ayahmu Sang Pendeta. Tak pelak kau pun akan bertanya dalam hati, apakah itu benar-benar keinginanmu? atau hanya karena desakan orangtua?

Grace Divine adalah anak pendeta tersebut. Dia dan kakaknya Jude sering mendapat pujian dari berbagai pihak atas aksi amal dan kebaikan hati mereka, tapi seberapa baiknya pun seseorang, gosip akan selalu ada.
Sewaktu Grace kecil, dia dan Jude menghabiskan waktu bermain bersama dengan anak tetangga mereka yang bernama Daniel. Sayangnya nasib Daniel tak secerah Grace dan Jude. Ayahnya bukan pendeta tapi  adalah seseorang yang penuh amarah sehingga tak jarang Daniel menjadi sasaran amarahnya.

Grace sejak kecil sudah menyukai Daniel. Daniel yang rapuh, yang tidak dikasihi, tidak diinginkan. Daniel hidup dalam bayang-bayang itu dan Grace ingin sekali memberitahu Daniel hal yang sebaliknya. Tapi semuanya sudah terlambat ketika Daniel tiba-tiba pergi dari kehidupannya. Dan ketika Grace sedang berusaha menyatukan kepingan hatinya yang hancur, beberapa tahun kemudian Daniel kembali. . .


Karakter Grace cukup menyenangkan dan lovable tapi bukan tipe heroine yang kusuka, Daniel seperti yang dideskripsikan, diluar ia terlihat kuat, tapi sesungguhnya ia rapuh dan haus kasih sayang. Banyak misteri dalam buku ini, tadinya kukira buku ini hanya tentang pembunuhan, tapi it's more than that. Lebih dark, lebih misterius, lebih complicated.

Ceritanya lumayan bagus, hanya terjemahannya yang kurang. Kata 'nggak' terasa sangat aneh dan janggal dibaca dan karena kata tersebut lumayan sering diucapkan, jadinya hal itu sangat mengganggu. Semoga di terjemahan buku kedua ada perbaikan.

Rating : 3.5/5