Tuesday, November 13, 2012

The Boyfriend Game

Title : The Boyfriend Game
Author : Stephie Davis
Format : Ebook
Publisher : HarperTeen
Publication Date : 2009
Synopsis :
I rested the ball on my hip and walked back toward the equipment shed. In the dark. Alone. With a boy. I would be completely freaking out over varsity soccer tryouts if it weren't for the new student, Graham, who's helping me practice. He has the most amazing green eyes, curly brown hair, and perfect legs. Plus, we have lots in common, since all we both care about is soccer Well, that's all he cares about. But my heart beats so fast when we're on the field together . . . and I don't think it's just from all the running around.

Review :
Trisha's life is about soccer. She really wants to be a part of varsity and she is willing to work harder than everyone to reach her goal. The problem is none of her best friends who are in the same team with her want to practice with her. Not that they don't want to, but they are so into their men crush that anything else seems to be less important. Trisha has an admirer. Kirk likes her so much even though she never gave a good respond to him. Meanwhile, one of her best friend, Sara loves Kirk. Things get more complicated when a young boy,Graham came out of nowhere, a quite charming one and more importantly, he is good in soccer.

Graham offers to help Trisha work with her skill on soccer. And just like they said, when two people spend a lot of time together, there'll be a chance to fall in love with each other. But the problem is, Graham hasn't figured out how he feels about Trisha yet, whether it is just a friendship or more than that.

It's a quick and fun read. I love how Trisha tried the best out of her to achieve her dream, but I'm not a fan of her relationship with Graham, which is quite confusing. This book is recommended for those who love reading and soccer.


Rating : 3/5

The Dark Divine - Kegelapan Agung


Judul : Thw Dark Divine #1 - Kegelapan Agung
Series : The Dark Divine
Penulis : Bree Despain
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012
Tebal : 400hal
ISBN : 978-979-22-8823-0
Sinopsis :
"Yang kuinginkan hanya cintamu, dan sekarang aku tahu itu satu hal yang takkan pernah bisa kumiliki." Sudah bertahun-tahun Grace Divine tidak bertemu Daniel, cinta pertama yang menghilang tiba-tiba dari hidupnya. Dan sekarang, sekali lagi Grace dibuat terkejut saat melihat Daniel di sekolah, di kelas yang sama dengannya. Di satu sisi Grace senang Daniel kembali, tapi di sisi lain ia juga takut cowok itu akan pergi lagi, menghilang seperti asap... Apalagi ketika Grace tahu bahwa Daniel menyimpan rahasia besar, rahasia gelap yang bisa membahayakan nyawanya. Kali ini, akankah Grace yang mundur dari hubungan mereka? Ataukah cinta pertama berhasil menemukan jalannya?

Review :

"Bagaimana caranya aku bisa membantu Daniel menemukankan jalannya, tanpa kehilangan jalanku?"

Menjadi anak dari seorang pendeta sungguh tidaklah mudah. Kau seakan dijadikan rode model bagi teman-teman sekolahmu, atau contoh baik bagi orangtua yang ingin anak-anaknya patuh terhadap mereka. Seolah-olah itu semua adalah takdirmu. Bersikap baik, tidak berbicara kotor, dll. Kau bahkan tak diberi pilihan. Semuanya dibatasi untuk menjaga nama baik orangtuamu, terutama ayahmu Sang Pendeta. Tak pelak kau pun akan bertanya dalam hati, apakah itu benar-benar keinginanmu? atau hanya karena desakan orangtua?

Grace Divine adalah anak pendeta tersebut. Dia dan kakaknya Jude sering mendapat pujian dari berbagai pihak atas aksi amal dan kebaikan hati mereka, tapi seberapa baiknya pun seseorang, gosip akan selalu ada.
Sewaktu Grace kecil, dia dan Jude menghabiskan waktu bermain bersama dengan anak tetangga mereka yang bernama Daniel. Sayangnya nasib Daniel tak secerah Grace dan Jude. Ayahnya bukan pendeta tapi  adalah seseorang yang penuh amarah sehingga tak jarang Daniel menjadi sasaran amarahnya.

Grace sejak kecil sudah menyukai Daniel. Daniel yang rapuh, yang tidak dikasihi, tidak diinginkan. Daniel hidup dalam bayang-bayang itu dan Grace ingin sekali memberitahu Daniel hal yang sebaliknya. Tapi semuanya sudah terlambat ketika Daniel tiba-tiba pergi dari kehidupannya. Dan ketika Grace sedang berusaha menyatukan kepingan hatinya yang hancur, beberapa tahun kemudian Daniel kembali. . .


Karakter Grace cukup menyenangkan dan lovable tapi bukan tipe heroine yang kusuka, Daniel seperti yang dideskripsikan, diluar ia terlihat kuat, tapi sesungguhnya ia rapuh dan haus kasih sayang. Banyak misteri dalam buku ini, tadinya kukira buku ini hanya tentang pembunuhan, tapi it's more than that. Lebih dark, lebih misterius, lebih complicated.

Ceritanya lumayan bagus, hanya terjemahannya yang kurang. Kata 'nggak' terasa sangat aneh dan janggal dibaca dan karena kata tersebut lumayan sering diucapkan, jadinya hal itu sangat mengganggu. Semoga di terjemahan buku kedua ada perbaikan.

Rating : 3.5/5

Saturday, November 10, 2012

Rainbow and Ocean


Judul : Rainbow and Ocean
Penulis : Ruth Priscilia Angelina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012
Tebal : 208hal
ISBN : 978-979-22-8700-4
Sinopsis :
Gadis muda itu ternyata adalah batu karang. Ia memang tidak cantik. Ia hanyalah seonggok batu yang tampaknya tak terlalu baik. Ia sudah di situ. Mencintai laut, sejak kemarin, kemarin, dan kemarin. Hingga pelangi muncul di langit mendung. Dengan senyuman ia memberikan harapan pada gadis muda itu. Harapan untuk keluar dari luka hati yang ia kira takkan pernah sembuh. Neo Aldriano Yehezkiel Jadi inilah awal dari penyesalanku. Cepat pulang. Kamu hanya menyukaiku seorang. Jangan jatuh cinta pada orang lain! Clara Radella Keona Jantungku rasanya hampir meledak saat melakukan semua itu. Aku ingin menangis. Ingin menangis karena hampir tidak bisa menahan degup jatungku yang terlalu cepat hingga menyesakkan dada. Aku belum berubah. Kim Donggun Senar-senar gitar yang usang mulai mengeluarkan nada cantik. Lagu lembut mengisi keheningan malam Natal dengan nada-nadanya yang pilu. Salju turun mengenai sekujur tubuhku. “Nado. Bogosipho, Clara-ssi...”

Review :
Awalnya dikisahkan Clara pergi berlibur ke Swiss tempat om dan tantenya berada. Disana secara tak sengaja ia bertemu dengan seorang laki-laki yang tak pernah ia tahu namanya. Tidak setelah tiga tahun lamanya. Di sisi lain, Clara mencintai pria lain. Pria yang sedari kecil sudah bersama dengannya tapi begitu sulit untuk diraih. Neo, si pria beruntung itu. Selama bertahun-tahun yang ada dipikiran Clara hanyalah tentang Neo. Neo tahu Clara menyukainya karena Clara pun tak repot-repot menyembunyikan perasaannya. Tapi Neo tak pernah menunjukkan jika ia memiliki perasaan yang sama. . .

Ketika Clara akhirnya menyerah dan memutuskan untuk mengubur masa lalunya dalam-dalam dengan pergi ke Korea untuk menjalani program beasiswa S2, ia malah bertemu dengan pria yang masih tak ia ketahui namanya hingga saat itu. Namun kini mereka kembali dipertemukan dan akhirnya Clara tahu bahwa laki-laki itu bernama Donggun, dan ia seorang artis terkenal. 

Di permulaan cerita agak membosankan, tapi menuju pertengahan hingga akhir cerita feelnya membaik dan menjadi seru. Endingnya malah sadis banget sampai pada akhirnya aku speechless dan hanya bisa menangis (sedikit). 

Sepertinya penulis memang menyukai negeri ginseng tersebut, terlihat dari pemilihan negara, bahasa, hingga nama pemerannya yang sebetulnya nama artis (hanya beda marga). Seperti Joongki, di buku Park Joongki, artis Korea-nya bernama Song Joongki, atau Kim Donggun, saya curiga ini terinspirasi dari Jang Dong Gun. hehehe. Anyway, walaupun di awal cerita tidak begitu menarik tapi saya cukup terhibur dibagian pertengahan hingga akhir. Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi :)

Mereka selalu ada disisiku. Namun hanya Donggun yang menangis bersamaku...




Rating : 3.5/5

Friday, November 9, 2012

Abandon - Yang Terpilih


Judul : Abandon #1
Series : Abandon Trilogy
Penulis : Meg Cabot
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012
Tebal : 320hal
ISBN : 978-979-22-8758-5
Sinopsis :
Pierce Oliviera tahu rasanya mati Pasca kecelakaan, yang membuatnya nyaris mati, Pierce Oliviera berusaha membuka lembaran baru. Namun, bahkan setelah Pierce pindah ke kota kecil dan masuk ke sekolah baru, John Hayden selalu saja muncul. Kemunculan cowok itu tak pernah bisa diduga, tapi selalu terjadi tepat ketika Pierce amat membutuhkannya. Dua hal yang diketahui Pierce dengan pasti: John tak mudah ditolak, dan dia bukan makhluk biasa. Dan jika membiarkan diri jatuh cinta pada John, Pierce mungkin bakal melewatkan keabadian di suatu tempat yang tak ingin ia datangi lagi. Dunia tempat roh-roh singgah sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Dunia John: Underworld.

Review :

Pierce Oliviera pernah meninggal.
Jantungnya pernah berhenti berdetak.
Tapi kemudian dia kembali lagi ke dunia, dan mereka berkata bahwa ia tak sama seperti Pierce yang dulu lagi. . .

Pierce, begitu orang memanggilnya, adalah sosok yang sangat menyenangkan dan digemari semua orang. Bukan karena kecantikannya atau fakta bahwa ia berasal dari keluarga kaya, tapi lebih karena sifatnya yang rendah hati dan selalu menyayangi semua orang, termasuk binatang-binatang di sekitarnya. Namun selalu ada orang yang memanfaatkan kebaikan hatinya untuk mencelakakan dirinya. 

Setelah hidup kembali, ibunya ingin Pierce menjalani lembaran baru. Maka mereka pun pindah ke sebuah kota kecil, tempat dimana dulu kakeknya dikebumikan. Tapi tak peduli kemana pun Pierce pergi, dia akan tetap mengikutinya dan menjaganya. Dia, orang yang ada di pemakaman kakek Pierce sewaktu ia berumur 7 tahun, dia yang ada di saat Pierce meninggal dan berada di Underworld, alam lain tempat roh manusia dinaikkan ke kapal menuju pelabuhan terakhir, dan dia pula yang memberi Pierce sebuah kalung pelindung untuk mengetahui jika Fury, roh-roh jahat sedang berada di dekat Pierce. Dia adalah John Hayden. 

John bukanlah seorang stalker yang selalu menguntit kemana pun Pierce pergi. Tidak, John tak perlu melakukan itu, karena ia selalu tahu. Ia juga selalu muncul di saat-saat tak terduga. Kebanyakan adalah saat Pierce kewalahan dan sedang berada dalam bahaya. 

Kaum Fury ingin menyakiti John tapi tak tahu bagaimana caranya, karena John tidak pernah bahagia dan ia tak memiliki siapa pun yang ia sayangi. Namun hal itu berubah sejak kedatangan Pierce. Sekarang kaum Fury berusaha menyengsarakan hidup John, lewat Pierce. . . 

Ceritanya cukup misterius dan menarik. Suka dengan karakter Pierce yang suka menolong, walau terkadang terdengar sedikit menggelikan. Kenapa?
Pierce tenggelam karena menyelamatkan seekor burung.
Aneh tapi nyata. John Hayden, lelaki misterius yang ingin Pierce memiliki keabadian bersamanya.

"Keabadian adalah waktu yang sangat lama. Jadi kalau kau harus menghabiskannya dengan seseorang, aku mengerti kalau kau ingin menjalaninya dengan seseorang yang mustahil dipahami... tapi menarik." pg248


Dari halaman pertama aku udah suka dengan gaya penceritaan Meg Cabot yang unik, menggunakan alur maju mundur, jadi pembaca bisa ber-oooOOH ria. Penasaran banget dengan buku ke2nya, semoga cepat diterjemahin dan diterbitkan kembali oleh Gramedia.

Rating : 4,5/5

Wednesday, November 7, 2012

Jun!!!

Judul : Jun!!!
Penulis : Mia Arsjad
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012
Tebal : 208hal
ISBN : 978-979-22-8760-8
Sinopsis :
Jadi anak baru di SMA itu nggak gampang. Apalagi buat cewek kutu buku kayak Dira. Ujung-ujungnya ya dapat teman kutu buku juga yang hobi nongkrong di perpustakaan. Tapi tiba-tiba di sekolah barunya itu dia melihat sosok yang dikenalnya berjalan keluar dari perpustakaan sambil melepas kacamata. “Jun! Arjuna!” Dira memanggil dengan heboh, tapi kok... ada yang beda dengan sahabatnya itu ya? Dia seperti tidak mengenali Dira dan sikapnya dingin. Dira masih ingat ketika SMP Jun mengajaknya janjian di taman sepulang sekolah, tapi Jun tak pernah muncul, dan malah menghilang tanpa kabar. Dan sekarang, setelah akhirnya mereka bertemu kembali, Dira malah mendengar banyak kabar miring soal Jun. Katanya, sekarang Jun jadi pemimpin cowok-cowok berandalan di sekolah. Dira sendiri bahkan memergoki Jun beberapa kali sedang... tawuran?! Jun benar-benar sudah berubah. Padahal dulu Dira sempat naksir Jun yang kutu buku itu. Kira-kira kenapa ya Jun berubah? Sesuatu pasti terjadi. Dira harus mencari tahu!

Review :

"Sampe kapan pun, orang tawuran itu nggak waras. Orangtua nggak bangga, dikejar-kejar polisi, babak belur pula. Belum lagi kalo mati. Mati konyol!" pg.21


Adalah suatu kegembiraan tersendiri jika mempunyai sahabat-sahabat yang memiliki satu hobi dengan kita. Apalagi kalau hobi itu adalah membaca. Dira, Juna, Mayang, dan Irwan adalah keempat sahabat sekaligus kutu buku dan pecinta movie. Masa SMP mereka begitu menyenangkan. Sayangnya mereka tidak bisa bersama-sama mengulangi masa-masa indah itu di bangku SMA. Semua berpisah, hanya Dira dan Juna yang tetap bersama. Awalnya Dira kira ia akan sedikit terhibur dengan adanya Juna yang masih disisinya. Tapi satu saat, Juna tiba-tiba menghilang tanpa kabar. 

Dira dikenal dengan sifatnya yang sangat ceroboh. Ia baru pindah ke sekolah barunya di Bandung namun sudah entah berapa kali mengalami kecelakaan-kecelakaan kecil. Tasha, kutu buku sekaligus teman baru Dira juga heran dengan kelakuan teman barunya itu. Tapi bagai pinang dibelah dua, jika Dira si tukang ceroboh, maka Tasha adalah si penakut. 

Awalnya Dira menjalani hari-harinya dengan berkutat di perpustakaan, tapi secara tak sengaja ia bertemu dengan seseorang yang ia kenal sejak dulu. Juna! Sayangnya Juna yang sekarang terlihat dingin dan tidak ingin didekati. Dira bingung, bertanya dalam batinnya apabila ia punya salah yang tak ia sadari pada Juna. Dira yang cuek dan ceroboh kaget bukan main ketika tahu bahwa Juna yang dulu hanyalah seorang kutu buku sekarang telah berubah menjadi pentolan sekolah, si ketua geng yang dulunya bertubuh ceking sekarang berotot di bagian-bagian tubuh yang tepat. 

Dira si anak baru tak pelak menjadi sasaran empuk bagi senior-seniornya dan bahkan preman di luar sekolah. Namun, bukan Juna namanya jika ia membiarkan sahabat yang ada di masa lalunya diganggu oleh orang lain.

"Saat Tuhan membuat seseorang dalam posisi sulit, orang itu akan jadi lebih kuat dan semakin menghargai apa yang dia miliki. Misalnya keluarga."pg205

Overall, saya memang selalu suka dengan tulisan Mia Arsjad yang lucu, ringan dan menyenangkan untuk dibaca. Namun demikian, ada dua hal yang terkesan agak rancu bagi saya. Salah satu diantaranya,
yaitu ketika Dira bilang ke mamanya kalau Juna itu sekarang ketua geng di sekolahnya, mamanya tidak menanggapi hal tersebut dan malah meminta Juna untuk menjaga Dira seperti halnya sewaktu mereka masih SMP.
Anyway, saya memberi 4 bintang buat Jun!!! :)

Rating : 4/5